KEDIRI – Lintasnusantara, Com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMA Negeri (SMAN) 2 Kota Kediri. Dua siswa terbaik sekolah tersebut berhasil menembus babak final kompetisi tingkat nasional tahun 2026, masing-masing melalui Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N).
Kedua siswa tersebut yakni Suryo Sukoto, siswa kelas XII yang mengikuti OSN bidang Geografi, serta Arwen Gracia Salloom yang tampil pada FLS3N cabang Gitar Solo.
Babak final OSN telah dimulai sejak Rabu (16/9/2026) dan berlangsung di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) hingga 17 September 2026. Suryo harus bersaing dengan peserta terbaik dari berbagai daerah setelah sebelumnya melewati tahapan seleksi.
Pada babak semifinal, Suryo berada di posisi ke-17. Hasil tersebut menjadi pengalaman sekaligus bahan evaluasi untuk menghadapi persaingan pada babak final.
Kepala SMAN 2 Kota Kediri, Drs. Lukijan, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan dua siswanya yang mampu mencapai tingkat nasional.
“Alhamdulillah, anak-anak kami berhasil menjadi finalis, baik di OSN bidang Geografi maupun FLS3N cabang Gitar Solo. Hari ini Suryo sedang berjuang di final nasional yang digelar di UMM Malang,” ujarnya.
Menurut Lukijan, sekolah berharap kedua siswa dapat menunjukkan kemampuan terbaik dan tampil dengan penuh percaya diri. Target meraih medali emas tetap menjadi harapan dalam kompetisi tersebut.
Pembinaan Dilakukan Secara Intensif
Keberhasilan kedua siswa tersebut tidak terlepas dari pembinaan yang dilakukan sekolah secara terarah. Untuk menghadapi OSN, Suryo mendapatkan penguatan materi melalui pembelajaran daring serta pembekalan khusus.
Selain itu, sekolah juga mengirimkan Suryo ke lembaga bimbingan khusus di Bandung selama satu pekan. Program tersebut ditujukan untuk memperdalam pemahaman dan meningkatkan kesiapan menghadapi kompetisi nasional.
Sementara untuk FLS3N cabang Gitar Solo, sekolah menghadirkan pelatih khusus dari Yogyakarta. Latihan dilakukan dengan sistem kombinasi daring dan luring, termasuk pelatih yang datang langsung ke Kediri.
Persiapan Arwen kemudian berlanjut ke Yogyakarta. Di sana, ia menjalani proses latihan sekaligus melakukan perekaman karya di studio sebagai bagian dari upaya mempersiapkan penampilan sebaik mungkin di tingkat nasional.
Bukan Hanya Mengejar Medali
Bagi SMAN 2 Kota Kediri, keberhasilan mencapai tingkat nasional bukan hanya tentang perolehan medali. Pengalaman mengikuti kompetisi menjadi kesempatan bagi siswa untuk menguji kemampuan, membangun rasa percaya diri, sekaligus memperkuat mental dalam menghadapi persaingan.
Lukijan menegaskan bahwa medali memang menjadi salah satu harapan, tetapi pengalaman selama mengikuti proses kompetisi juga memiliki nilai penting bagi perkembangan siswa.
“Medali tentu harapan, namun proses dan pengalaman yang didapatkan juga sangat berharga. Kami berharap mereka bisa beradaptasi dengan cepat dan tampil percaya diri,” tegasnya.
Kini dukungan dan doa dari keluarga besar SMAN 2 Kota Kediri menyertai perjuangan Suryo dan Arwen. Setelah melalui proses seleksi berjenjang serta pembinaan intensif, keduanya diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus membawa nama sekolah dan Kota Kediri di tingkat nasional.(tim)
