PKK Kecamatan Pagerwojo Gelar Pertemuan Rutin di Segawe, Mas Dana Tekankan Pentingnya Peran Keluarga bagi Anak

LintasNusantara
0
TULUNGAGUNG – Lintasnusantara,Com – Tim Penggerak PKK se-Kecamatan Pagerwojo menggelar kegiatan rutin di Balai Desa Segawe, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran penggerak PKK serta perwakilan ibu-ibu dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Pagerwojo. Pertemuan dipimpin Ibu Wahyu, istri Camat Pagerwojo, bersama para ibu kepala desa se-Kecamatan Pagerwojo.

Selain menjadi wadah silaturahmi dan koordinasi antaranggota PKK, kegiatan ini juga diisi berbagai materi yang berkaitan dengan pemberdayaan keluarga dan peningkatan kapasitas masyarakat.
UMKM DAN INFORMASI PROGRAM KUA
Salah satu materi yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah mengenai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

 Pembahasan ini dinilai relevan karena UMKM menjadi salah satu sektor yang dapat mendukung kemandirian dan ketahanan ekonomi keluarga.

Keluarga sendiri memiliki peran yang luas, tidak hanya sebagai tempat pertama bagi anak untuk tumbuh dan belajar, tetapi juga sebagai lingkungan yang dapat membangun ketahanan ekonomi rumah tangga.

Selain UMKM, peserta juga mendapatkan informasi mengenai sejumlah program dan pelayanan KUA Kecamatan Pagerwojo. Penyampaian materi tersebut diharapkan dapat menambah pemahaman masyarakat terkait pembinaan keluarga dan berbagai pelayanan yang tersedia.

Dengan demikian, pertemuan rutin PKK diharapkan memberikan manfaat nyata bagi peserta dan tidak sebatas menjadi agenda seremonial.

MAS DANA: PENDIDIKAN PERTAMA DIMULAI DARI KELUARGA

Perhatian khusus dalam kegiatan tersebut diberikan pada sosialisasi family parenting yang menghadirkan Rahmat Putra Perdana, S.Pd., S.T. atau yang akrab disapa Mas Dana, selaku pendiri sekaligus Ketua Umum 212 Loro Siji Loro – Rakyat Makmur Sejahtera.
Dalam materinya, Mas Dana menyampaikan bahwa keluarga mempunyai posisi penting dalam menentukan proses tumbuh kembang anak, khususnya sejak usia dini.

Menurutnya, pertumbuhan anak tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan makanan maupun pendidikan formal. Anak juga membutuhkan perhatian, kasih sayang, komunikasi yang baik, keteladanan, serta lingkungan keluarga yang sehat.

“Anak tidak hanya tumbuh karena makanan dan pendidikan formal. Anak juga tumbuh dari apa yang dilihat, didengar, dirasakan, dan dicontoh dari lingkungan keluarganya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, orang tua memiliki peran besar dalam membentuk kebiasaan, karakter, kepercayaan diri, pola komunikasi, hingga nilai-nilai kehidupan yang akan menjadi bekal anak di masa depan.

Karena itu, pendampingan terhadap anak perlu dilakukan sejak dini dan tidak hanya ketika muncul persoalan. Keterlibatan orang tua melalui komunikasi dan perhatian menjadi bagian penting dalam setiap tahapan perkembangan anak.

POLA ASUH MENJADI BAGIAN DARI PENDIDIKAN ANAK

Mas Dana juga mengingatkan bahwa kebiasaan yang dibangun dalam keluarga saat ini dapat memberikan pengaruh terhadap perkembangan anak di kemudian hari.
Cara orang tua berkomunikasi, memberikan teguran, memberikan penghargaan, menyelesaikan persoalan, maupun memberikan contoh dalam kehidupan sehari-hari, secara tidak langsung merupakan proses pendidikan bagi anak.

Menurutnya, family parenting bukan hanya membahas cara mendidik anak, tetapi juga mendorong orang tua untuk melakukan evaluasi terhadap dirinya sendiri.
Orang tua, lanjutnya, tidak cukup hanya berharap anak memiliki perilaku baik. Mereka juga perlu melihat apakah sikap dan perilaku yang ditunjukkan sehari-hari sudah dapat menjadi teladan bagi anak.

Lingkungan keluarga yang mampu membangun komunikasi sehat, memberikan rasa aman, kasih sayang, dan keteladanan akan membantu anak berkembang sesuai dengan potensi yang dimilikinya.

AJAK PESERTA MELAKUKAN REFLEKSI DIRI

Pada bagian akhir materi, Mas Dana
 mengajak para peserta melakukan refleksi terhadap peran masing-masing dalam keluarga.

Refleksi tersebut bukan dimaksudkan untuk mencari kesalahan, melainkan menjadi kesempatan bagi setiap orang tua untuk melihat kembali perannya sebagai orang tua, anggota keluarga, sekaligus bagian dari masyarakat.

Setiap keluarga tentu mempunyai persoalan dan tantangan yang berbeda. Namun, berbagai persoalan tersebut dapat menjadi proses pembelajaran apabila dihadapi dengan kesabaran, komunikasi terbuka, serta kemauan untuk terus memperbaiki diri.

Mas Dana menegaskan, perubahan di tengah masyarakat dapat dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga.
Keluarga yang kuat diharapkan mampu menjadi tempat tumbuhnya generasi yang memiliki karakter, tanggung jawab, kepedulian, pendidikan, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Karena itu, materi family parenting diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Para peserta diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari bersama keluarga dan lingkungan sekitar.

PERKUAT KELUARGA, BANGUN MASYARAKAT

Pertemuan rutin PKK se-Kecamatan Pagerwojo di Balai Desa Segawe menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi pengetahuan mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan keluarga dan masyarakat.

Materi UMKM, program KUA, serta family parenting menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat memiliki keterkaitan erat dengan kekuatan keluarga sebagai lingkungan sosial pertama bagi setiap anak.

Penguatan keluarga diharapkan turut memberikan dampak terhadap terbentuknya masyarakat yang lebih tangguh.
Melalui peningkatan kesadaran orang tua terhadap perannya, anak diharapkan memperoleh lingkungan tumbuh kembang yang lebih sehat, aman, dan mendukung.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa membangun masa depan generasi tidak hanya dilakukan melalui pendidikan formal, tetapi juga dimulai dari rumah.

Dengan keluarga yang semakin kuat, diharapkan Kecamatan Pagerwojo dapat terus berkembang tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga dalam pendidikan keluarga, pembentukan karakter, kepedulian sosial, dan kebersamaan masyarakat.

Keluarga merupakan tempat pertama anak mengenal kehidupan. Karena itu, membangun masa depan anak juga berarti membangun kualitas keluarga sejak hari ini.
Salam 212 Loro Siji Loro – Rakyat Makmur Sejahtera.
(Tim)

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

Terkini