TULUNGAGUNG – Lintasnusantara, Com – Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus menjalin kemitraan yang erat dengan kalangan pesantren. Komitmen tersebut terlihat melalui pelantikan Pengurus Forum Silaturahmi Kyai dan Santri Indonesia (FOR SANTRI) Kabupaten Tulungagung yang digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kamis (23/7/2026).
Pelantikan tersebut dihadiri langsung oleh Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan serta berharap amanah yang diterima dapat dijalankan secara optimal demi kemaslahatan masyarakat.
Ahmad Baharudin menegaskan bahwa para kyai dan santri memiliki kontribusi besar dalam menjaga nilai-nilai moral, mempererat persatuan, serta menumbuhkan semangat kemanusiaan di tengah masyarakat. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan lingkungan pesantren dinilai menjadi kekuatan penting dalam menciptakan Tulungagung yang religius, aman, dan sejahtera.
"Mari bersama-sama menjaga persatuan, memperkuat kerukunan umat, serta terus memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Kabupaten Tulungagung," ujarnya.
Ia juga berharap FOR SANTRI tidak sekadar menjadi wadah silaturahmi antarkyai dan santri, tetapi mampu berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam memberikan pembinaan keagamaan, membentuk karakter generasi muda, serta ikut menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah.
Lebih lanjut, Ahmad Baharudin menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang berakhlak mulia, berkarakter, serta memiliki semangat kebersamaan dan gotong royong. Dalam hal tersebut, pesantren beserta para santri mempunyai peran yang sangat penting.
Pelantikan pengurus FOR SANTRI diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, ulama, dan masyarakat untuk menghadapi berbagai persoalan sosial sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di Kabupaten Tulungagung.
Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri para kyai, tokoh agama, santri, jajaran Pemerintah Kabupaten Tulungagung, serta berbagai unsur masyarakat. Di penghujung acara, Ahmad Baharudin kembali berharap FOR SANTRI mampu menjadi perekat persatuan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya Tulungagung yang semakin maju, harmonis, dan berdaya saing. (Winarti
