TULUNGAGUNG – Lintasnusantara,Com – Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Tulungagung periode 2025–2030 resmi dikukuhkan dalam sebuah acara yang berlangsung di Pendopo Kongas Arum, Selasa (23/6/2026) malam.
Pengukuhan tersebut menjadi langkah awal bagi LDII Tulungagung untuk memperkuat kiprah organisasi dalam menjalankan program dakwah, memperkokoh nilai kebangsaan, serta meningkatkan peran di bidang pendidikan selama masa kepengurusan lima tahun mendatang.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus yang telah dilantik. Ia berharap jajaran pengurus baru mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh komitmen serta membawa LDII semakin berkembang dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Ahmad Baharudin menilai keberadaan LDII memiliki posisi penting dalam mendukung terciptanya masyarakat yang religius, harmonis, dan menjunjung tinggi kerukunan.
“Pembangunan daerah tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Perlu adanya kerja sama dan dukungan dari seluruh unsur masyarakat, termasuk LDII,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi berbagai kontribusi LDII selama ini, terutama dalam pembinaan keagamaan, pembentukan karakter generasi muda, kegiatan sosial kemasyarakatan, serta upaya menjaga keharmonisan antarumat beragama di Kabupaten Tulungagung.
Menurutnya, kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat organisasi dari dalam, meningkatkan kualitas program, serta terus menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah maupun masyarakat.
Selain itu, LDII juga diharapkan dapat berperan aktif mendukung program pembangunan daerah, seperti peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan moderasi beragama, ketahanan pangan, kepedulian terhadap lingkungan, serta mencetak generasi muda berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Tulungagung Sukanto mengatakan, pihaknya telah merancang delapan program strategis yang akan dijalankan selama periode 2025–2030.
Dari sejumlah program tersebut, terdapat tiga bidang utama yang menjadi perhatian, yakni penguatan dakwah, wawasan kebangsaan, dan pengembangan pendidikan.
Dalam bidang dakwah, LDII Tulungagung akan memperluas pemanfaatan teknologi digital sebagai media penyampaian pesan keagamaan, terutama untuk menjangkau kalangan generasi muda atau Gen Z. Materi dakwah akan dikemas secara positif, edukatif, dan mengikuti perkembangan zaman.
“Anak muda saat ini sangat dekat dengan dunia digital. Karena itu, dakwah juga harus mengikuti perubahan agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik,” jelas Sukanto.
Untuk bidang kebangsaan, LDII akan terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah melalui penguatan pemahaman empat pilar kebangsaan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Sedangkan di sektor pendidikan, LDII berkomitmen mengembangkan lembaga pendidikan formal mulai tingkat PAUD, TK, SMP hingga SMK. Tidak hanya itu, rencana pengembangan perguruan tinggi juga menjadi bagian dari program jangka panjang organisasi.
Dengan berbagai program tersebut, LDII Tulungagung berharap mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta ikut berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. (Winarti)
