TULUNGAGUNG – Lintasnusantara,Com – Komandan Kodim 0807/Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., melakukan pengecekan langsung terhadap perkembangan pembangunan Jembatan Garuda (Armco) di Desa Rejosari, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, Kamis (25/06/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan agar proses pembangunan infrastruktur tersebut berjalan sesuai perencanaan, tepat waktu, serta benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Jembatan Garuda diketahui memiliki peran penting sebagai akses penghubung antara Dusun Tekik dan Dusun Kalimenur.
Selama ini, jalur tersebut menjadi sarana utama warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Selain mendukung mobilitas masyarakat, jembatan itu juga menjadi akses bagi para guru dan siswa SDN 3 Kalimenur untuk menuju sekolah. Di sektor pertanian, jalur tersebut dimanfaatkan sebagai akses pengangkutan hasil panen jagung dan tebu dari wilayah Dusun Kalimenur menuju Dusun Tekik.
Dalam peninjauannya, Dandim 0807/Tulungagung menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan langkah strategis dalam menghadirkan fasilitas umum yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Pengecekan ini dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan agar berjalan sesuai ketentuan, baik dari sisi keamanan maupun pencapaian target. Jembatan ini memiliki manfaat besar karena menjadi penghubung aktivitas pendidikan, ekonomi, dan kehidupan sosial masyarakat,” kata Letkol Arh Hanny Galih Satrio.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat, mempercepat mobilitas warga, serta mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian. Dengan akses yang lebih baik, potensi ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Kalidawir diharapkan semakin berkembang.
“Kami berharap setelah pembangunan selesai, Jembatan Garuda dapat digunakan secara maksimal oleh masyarakat dan menjadi sarana yang mampu mendukung kemajuan wilayah,” tambahnya.
Pembangunan Jembatan Garuda (Armco) menjadi salah satu upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur transportasi yang aman dan memadai.
Dengan tersedianya akses penghubung tersebut, hubungan antarwilayah semakin mudah, kegiatan pendidikan lebih lancar, serta aktivitas perekonomian warga dapat berjalan lebih efektif. (Winarti)
