TULUNGAGUNG – Lintasnusantara,Com - Upaya memperkuat pembinaan sepak bola sejak usia dini terus digalakkan di Kabupaten Tulungagung. Hal tersebut ditandai dengan digelarnya Festival Grassroot Piala Presiden 2026 untuk kategori Kelompok Umur (KU) U-10 dan U-12 yang berlangsung di Lapangan Ngujang.
Ajang pembinaan sepak bola usia muda tersebut secara resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mencari serta mengembangkan potensi pemain muda berbakat di Kabupaten Tulungagung.
Festival yang diikuti puluhan klub dari berbagai wilayah kecamatan itu berlangsung penuh antusias. Para pemain muda tidak hanya berkompetisi memperebutkan kemenangan, tetapi juga mendapatkan pengalaman berharga dalam meningkatkan kemampuan bermain, membangun mental bertanding, serta menerapkan sikap sportif di lapangan.
Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin menyampaikan bahwa pembinaan olahraga, khususnya sepak bola, harus dimulai dari tingkat usia dini. Menurutnya, generasi muda yang saat ini berlatih dan bertanding merupakan calon-calon atlet yang akan membawa nama daerah di masa mendatang.
“Anak-anak yang tampil hari ini merupakan investasi bagi masa depan Tulungagung. Dari kegiatan seperti inilah potensi pemain hebat bisa ditemukan. Karena itu, pembinaan harus terus dilakukan secara konsisten dengan dukungan seluruh pihak,” ungkapnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada klub sepak bola, para pelatih, jajaran pengurus Askab PSSI Tulungagung, serta orang tua yang telah berperan aktif mendukung perkembangan para pemain muda.
Festival Grassroot Piala Presiden 2026 kategori U-10 diikuti sebanyak 14 klub, sementara kategori U-12 diikuti 21 klub peserta. Seluruh pertandingan dikemas sebagai wadah pembelajaran bagi pemain muda agar mampu mengasah teknik, meningkatkan pengalaman bertanding, serta membangun karakter sebagai atlet.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Tulungagung, Achmad Mugiyono, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan olahraga prestasi secara berkelanjutan.
Menurutnya, semakin banyak kompetisi usia dini yang diselenggarakan, maka semakin besar kesempatan bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat dan meningkatkan kualitas sepak bola Tulungagung.
“Turnamen seperti ini menjadi fondasi penting dalam mencetak atlet masa depan. Selain mencari pemain potensial, kegiatan ini juga membentuk generasi muda yang disiplin, sehat, aktif, dan memiliki jiwa sportivitas,” jelasnya.
Setelah membuka festival, Ahmad Baharudin melakukan tendangan kehormatan sebagai simbol dimulainya pertandingan. Suasana semakin meriah dengan dukungan para suporter dan orang tua yang memberikan semangat kepada para pemain muda.
Festival Grassroot Piala Presiden 2026 diharapkan dapat menjadi agenda pembinaan rutin yang mampu melahirkan talenta-talenta sepak bola potensial dari Tulungagung.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, organisasi sepak bola, klub, pelatih, dan masyarakat, diharapkan akan tercipta atlet-atlet berkualitas yang mampu bersaing di tingkat regional hingga nasional.
Acara tersebut turut dihadiri Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, Kepala Dispora Tulungagung Achmad Mugiyono, Ketua Askab PSSI Tulungagung beserta jajaran, panitia pelaksana, pelatih, wasit, peserta turnamen, serta para orang tua dan pendukung yang memenuhi area Lapangan Ngujang.
(winarti)
