TULUNGAGUNG – Lintasnusantara, Com – Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus mengakselerasi penguatan ekonomi berbasis masyarakat melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni penyerahan 82 unit kendaraan roda tiga sebagai sarana operasional bagi 41 desa, guna mendukung aktivitas distribusi dan layanan usaha koperasi yang telah selesai dibangun.
Penyerahan secara simbolis tersebut digelar di halaman Kantor Bupati Tulungagung pada Selasa (26/5/2026), dengan dihadiri unsur Forkopimda, termasuk Komandan Kodim 0807 Tulungagung, Penjabat Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, jajaran Danramil dan Babinsa, serta para kepala desa, lurah, dan pengelola koperasi.
Dalam kesempatan itu, Plt Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak dalam mempercepat pembentukan dan pembangunan koperasi hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Ia mengungkapkan, hingga 25 Mei 2026, sebanyak 271 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah terbentuk secara legal di seluruh wilayah Tulungagung. Dari jumlah tersebut, 108 lokasi masih dalam tahap pembangunan gerai, sementara 32 titik telah rampung sepenuhnya.
Meski demikian, ia tidak menampik adanya sejumlah kendala teknis di lapangan, seperti keterbatasan lahan LP2B, kawasan hutan milik Perhutani, hingga penyesuaian teknis pembangunan di beberapa lokasi.
Untuk mengatasi hambatan tersebut, Pemkab bersama Satgas KDKMP dan Kodim 0807 melakukan berbagai langkah percepatan, mulai dari survei lapangan, koordinasi dengan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, hingga pemetaan lahan alternatif yang dapat dimanfaatkan.
Menurutnya, pembangunan Koperasi Merah Putih tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga bertujuan membangun sistem ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan sebagai fondasi utama penguatan ekonomi daerah.
Sebanyak 82 kendaraan operasional yang disalurkan kali ini diperuntukkan bagi 41 desa, terutama untuk mendukung koperasi di 32 desa yang telah selesai pembangunannya secara penuh.
Kendaraan tersebut diharapkan dapat menunjang kelancaran distribusi barang, meningkatkan kualitas pelayanan koperasi, serta memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat lokal.
Ahmad Baharudin juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan sinergi antar pemangku kepentingan agar program ini dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata.
Ia berharap koperasi yang telah selesai dibangun dapat segera beroperasi secara maksimal dan dikelola secara profesional sesuai prinsip koperasi yang sehat, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tulungagung secara berkelanjutan. (Winarti)
