Mas Dana 212 Apresiasi Penutupan SPPG Bermasalah, Desak Audit Menyeluruh MBG Tulungagung.

LintasNusantara
0
Tulungagung – Lintas Nusantara, Com – Ketua Umum 212 Rakyat Makmur Sejahtera, Mas Dana, menyampaikan dukungannya atas keputusan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, yang menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bermasalah dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Mas Dana, kebijakan tersebut merupakan langkah tegas dan patut diapresiasi sebagai upaya menjaga kualitas serta keamanan makanan yang diterima masyarakat penerima manfaat. Ia menilai penghentian operasional perlu dilakukan agar standar mutu program tetap terjaga.

Sebelumnya, Dadan Hindayana menegaskan bahwa penonaktifan SPPG dilakukan untuk memastikan kualitas program nasional tetap sesuai ketentuan. Ia menyebut, durasi penghentian operasional akan disesuaikan dengan tingkat pelanggaran atau permasalahan yang ditemukan di lapangan. 

Pengawasan Jangan Sekadar Pernyataan
Meski menyatakan dukungan, Mas Dana mengingatkan agar langkah tersebut tidak berhenti pada tataran kebijakan atau pernyataan semata. Ia mendesak agar pengawasan Program MBG di Kabupaten Tulungagung dilakukan secara konkret, transparan, dan menyeluruh.

Beberapa aspek yang menurutnya perlu mendapat perhatian serius antara lain kualitas makanan yang disalurkan, kesesuaian standar mutu dengan regulasi BGN, serta kecocokan antara harga makanan dan anggaran yang telah ditetapkan.

Ia menilai tanpa pengawasan ketat, program strategis nasional tersebut berpotensi menimbulkan persoalan baru di tingkat pelaksanaan.

Audit Legalitas dan Kelayakan Dapur MBG
Tak hanya soal kualitas makanan, Mas Dana juga meminta dilakukan audit terhadap legalitas dan kelayakan dapur MBG. Pemeriksaan tersebut mencakup izin bangunan, sertifikasi operasional, hingga standar keamanan dan kebersihan fasilitas. 

Langkah ini dianggap penting guna mencegah potensi masalah hukum maupun risiko keselamatan di masa mendatang.
“Pengawasan sejak awal sangat penting agar program nasional ini berjalan transparan, aman, dan benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.

Jaga Kepercayaan Publik
Melalui pernyataan tersebut, 212 Rakyat Makmur Sejahtera berharap pemerintah pusat melalui BGN bersama pemerintah daerah dapat memperkuat sistem pengawasan dan evaluasi.

Mas Dana menegaskan, pengawasan yang ketat bukan bentuk penolakan, melainkan wujud dukungan agar Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal serta meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia secara berkelanjutan. (winarti)

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

Terkini