Suasana emosional menyelimuti halaman Mapolres Tulungagung pada Kamis (15/1/2026). Ratusan personel Polres Tulungagung bersama Bhayangkari dan masyarakat hadir melepas kepergian Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi, yang mendapat amanah tugas baru di Malang. Rasa haru tak terbendung, bahkan barisan peserta upacara pelepasan meluber hingga ke ruas jalan depan Mapolres.
Tangisan pecah di antara jajaran perwira, kapolsek, anggota Polri, serta keluarga besar Polres Tulungagung. Salah satu momen paling menggetarkan terlihat saat Kapolsek Karangrejo, AKP Nenny Sasongko, tak kuasa menahan air mata ketika berpamitan dengan pimpinan yang selama ini dikenal rendah hati dan dekat dengan anggotanya.
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Pelukan perpisahan, salam hormat, serta doa bersama mengiringi berakhirnya masa kepemimpinan AKBP Muhammad Taat Resdi di Bumi Ayem Tentrem. Kebersamaan yang terjalin selama ini meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh jajaran.
Dalam sambutannya, AKBP Muhammad Taat Resdi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan, loyalitas, serta kerja sama seluruh personel selama dirinya menjabat sebagai Kapolres Tulungagung. Ia juga mengungkapkan penyesalan karena belum sempat memenuhi janjinya untuk kembali berkunjung ke Polsek Karangrejo.
“Saya pamit dengan hati penuh rasa syukur dan haru. Terima kasih atas kebersamaan, dedikasi, dan keikhlasan rekan-rekan semua.
Saya juga mohon maaf karena belum bisa menepati janji untuk kembali menyapa keluarga besar Polsek Karangrejo,” ungkapnya dengan suara bergetar.
Sementara itu, AKP Nenny Sasongko menyampaikan rasa kehilangan atas sosok pemimpin yang dinilainya bukan sekadar atasan, melainkan figur panutan bagi anggotanya.
“Beliau adalah teladan bagi kami. Tidak hanya sebagai pimpinan, tetapi juga sebagai guru dan orang tua. Nilai-nilai kepemimpinan dan ketulusan beliau akan selalu kami jadikan pedoman dalam bertugas,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Upacara pelepasan ditutup dengan doa bersama dan salam perpisahan. Isak tangis dan lambaian tangan mengiringi langkah AKBP Muhammad Taat Resdi meninggalkan Mapolres Tulungagung menuju tempat tugas barunya di Malang, meninggalkan jejak kepemimpinan yang akan selalu dikenang oleh seluruh jajaran.(winarti)
