Aksi Damai 212 Tulungagung Fokus Sorotan Jalan Kedoyo, Perkuat Dukungan terhadap Pemerintah Daerah

LintasNusantara
0
Tulungagung – Lintasnusantara,Com – Mengawali tahun 2026, sekitar seratus anggota Aliansi 212 dari Desa Bungur, Kecamatan Karangrejo, menggelar aksi damai pada Senin, 5 Januari 2026. Massa berkumpul di Lapangan Desa Bungur sebelum bersama-sama berjalan tertib menuju Kantor Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk aspirasi masyarakat terkait kondisi jalan Desa Kedoyo yang dinilai perlu mendapat perhatian serius. Warga Desa Kedoyo meminta pendampingan dari Aliansi 212 agar permasalahan infrastruktur tersebut dapat segera ditindaklanjuti. Rombongan diterima langsung oleh Camat Sendang serta Kepala Desa Kedoyo.

Ketua Umum Aliansi 212, Rahmat Putra Perdana yang akrab disapa Mas Dana, menjelaskan bahwa sebelumnya Bupati Tulungagung telah lebih dulu turun ke Desa Kedoyo pada Minggu, 4 Januari 2026, atau sehari sebelum aksi berlangsung. Menurutnya, hal tersebut bukanlah persoalan besar dan hanya disebabkan oleh miskomunikasi.

Dalam keterangannya kepada awak media, Mas Dana yang didampingi Ketua DPC 212 Kabupaten Tulungagung Roni Prasetyo, serta Dewan Pertimbangan Pusat Bagus dan Arif, menegaskan bahwa Aliansi 212 hadir sebagai mitra strategis dan konstruktif bagi Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

Ia berharap seluruh unsur pemerintahan, mulai dari Bupati, Ketua DPRD, hingga jajaran di bawahnya, dapat terus bersinergi dan bekerja sama demi kemajuan Tulungagung. Di bawah kepemimpinan Bupati H. Gatut Sunu Wibowo, SE., ME, berbagai program pembangunan, khususnya perbaikan infrastruktur jalan, dinilai telah menunjukkan hasil nyata meskipun masa kepemimpinan baru berjalan sekitar satu tahun dan di tengah adanya efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

Lebih lanjut disampaikan, setiap langkah dan pergerakan Aliansi 212 dilandasi oleh aduan masyarakat yang murni serta bertujuan mengawal kebijakan agar tetap berada pada jalur yang benar. Pihaknya juga menegaskan tidak ingin gerakan tersebut ditunggangi oleh kepentingan pribadi oknum tertentu yang justru dapat menghambat kinerja positif pemerintah.
“Salam 212, rakyat makmur dan sejahtera,” pungkasnya.

Reporter: Winarti

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

Terkini