TULUNGAGUNG – Lintasnusantara,Com – Pembangunan jalan rabat beton melalui program Karya Bhakti TNI di Desa Manding, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, kini telah rampung dan resmi diresmikan. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas sekaligus memberikan dampak positif bagi aktivitas dan perekonomian masyarakat.
Peresmian jalan ini menjadi gambaran kuatnya sinergi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Tulungagung, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat langsung bagi warga.
Selain peresmian infrastruktur, kegiatan tersebut juga diisi dengan kegiatan sosial berupa penyerahan bantuan kepada siswa SD dan SMP dari keluarga kurang mampu serta pemberian paket sembako kepada kaum dhuafa.
Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat, terutama dalam membantu kebutuhan pendidikan maupun kebutuhan pokok warga yang membutuhkan.
Komandan Kodim 0807/Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., mengatakan keberadaan jalan yang lebih baik bukan hanya berfungsi sebagai sarana penghubung, tetapi juga menjadi penunjang berbagai kegiatan masyarakat.
Menurutnya, akses jalan yang memadai akan mempermudah mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta memberikan kemudahan masyarakat dalam menjangkau fasilitas pendidikan, kesehatan maupun pelayanan pemerintahan.
Ia menegaskan, selesainya pembangunan jalan tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak. Partisipasi masyarakat dan semangat gotong royong menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pembangunan.
Dandim juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tulungagung, pemerintah desa, seluruh jajaran TNI, serta masyarakat yang telah berkontribusi selama pelaksanaan Karya Bhakti TNI.
“Semangat gotong royong seperti ini merupakan kekuatan yang harus terus kita jaga. Pembangunan tidak dapat berjalan maksimal tanpa kebersamaan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat Desa Manding agar bersama-sama menjaga dan merawat jalan yang telah selesai dibangun. Menurutnya, kepedulian warga sangat diperlukan agar fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan dalam waktu yang panjang.
“Jangan sampai fasilitas yang dibangun melalui kerja keras dan kebersamaan ini cepat rusak karena kurangnya kepedulian dalam merawatnya,” pesannya.
Dengan semakin baiknya kondisi jalan, masyarakat diharapkan memperoleh kemudahan dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Termasuk dalam proses pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan menuju lokasi perdagangan maupun pusat perekonomian.
Di sisi lain, penyaluran bantuan pendidikan dan sembako semakin memperkuat nilai sosial dalam pelaksanaan Karya Bhakti TNI. Program tersebut tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Bantuan pendidikan diharapkan dapat meringankan beban keluarga kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak mereka. Sementara bantuan sembako diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat, khususnya kaum dhuafa.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kehadiran TNI di tengah warga diharapkan dapat terus memberikan manfaat serta membantu menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat sesuai dengan tugas dan kemampuan yang dimiliki.
“Semoga jalan ini memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat, memperlancar kegiatan warga dan roda perekonomian, serta ikut meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Manding,” pungkas Dandim.
Peresmian jalan tersebut turut dihadiri Plt. Bupati Tulungagung beserta jajaran, Ketua Persit KCK Cabang XXI, Sekda Tulungagung, Danyonif TP 886 Panjalu Jayati beserta jajaran, kepala OPD, Forkopimcam Pucanglaban, Kepala Desa Manding, BPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
(winarti)
