TULUNGAGUNG – Lintasnusantara, Com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung melalui Dinas Ketahanan Pangan kembali menggelar Gerakan Pangan Murah dan Produk Unggulan Kabupaten Tulungagung Tahun 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus memastikan ketersediaan pasokan pangan bagi masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Agustus 2026, di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung.
Mengusung tema "Pangan Berkualitas, Pangan Terjangkau, Petani Bahagia, Masyarakat Bahagia", kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam mengendalikan laju inflasi, memperkuat ketahanan pangan, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Selain menjadi sarana pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat, Gerakan Pangan Murah juga dimanfaatkan sebagai wadah promosi berbagai produk unggulan daerah. Beragam hasil pertanian, produk olahan pangan, hingga aneka produk UMKM lokal dipamerkan dan dipasarkan secara langsung kepada masyarakat sehingga mampu memperluas pemasaran sekaligus meningkatkan nilai ekonomi para pelaku usaha lokal.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung, Sony Weli Ahmadi, menjelaskan bahwa sebanyak 43 stan ikut meramaikan kegiatan tersebut. Para peserta berasal dari berbagai unsur, mulai perangkat daerah, kelompok tani, gabungan kelompok tani, pelaku UMKM, hingga berbagai mitra usaha di bidang pangan.
Menurutnya, penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga bahan pangan di tengah dinamika kondisi pasar. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih bersahabat sekaligus membantu menjaga keseimbangan harga di pasaran.
"Gerakan Pangan Murah ini kami laksanakan sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga serta memperkuat ketahanan pangan daerah," ujar Sony.
Berbagai komoditas pangan yang dijual dalam kegiatan tersebut antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, aneka sayuran segar, buah-buahan, hingga berbagai produk olahan khas Kabupaten Tulungagung. Seluruh komoditas dipasarkan dengan harga yang kompetitif sehingga menarik minat masyarakat untuk berbelanja.
Pembukaan Gerakan Pangan Murah ditandai dengan pemotongan pita oleh Ibu Yuyun A. B. yang didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, serta disaksikan oleh sejumlah tamu undangan, jajaran Forkopimda, kepala OPD, pelaku usaha, kelompok tani, dan masyarakat yang hadir.
Pada kesempatan tersebut, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus melakukan pemantauan terhadap kondisi stok pangan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Menurutnya, pemerintah berkomitmen menjaga ketersediaan bahan pokok sehingga masyarakat tidak perlu merasa khawatir terhadap pasokan pangan di daerah.
"Kami ingin memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa ketersediaan bahan pangan di Kabupaten Tulungagung berada dalam kondisi aman dan mencukupi. Pemerintah akan terus melakukan berbagai langkah agar stabilitas harga tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik," ungkapnya.
Melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dan Produk Unggulan Kabupaten Tulungagung Tahun 2026 ini, Pemkab Tulungagung berharap daya beli masyarakat dapat terus terjaga, kesejahteraan petani serta pelaku UMKM semakin meningkat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Dengan sinergi antara pemerintah, petani, pelaku usaha, dan masyarakat, diharapkan program ini mampu memberikan manfaat nyata serta menjadi agenda yang terus mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang kuat dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tulungagung.
(Winarti)
