Sinergi Lapangan Dindik Jatim: SMKN 1 Tulungagung Dipastikan Siap Jadi Pusat Vokasi Pangan

LintasNusantara
0
TULUNGAGUNG –Lintasnusantara, Com -Kesuksesan peresmian revitalisasi sarana pendidikan kawasan Mataraman oleh Khofifah Indar Parawansa pada Kamis (14/5/2026) tak lepas dari persiapan matang yang dilakukan sebelumnya. Di balik kelancaran acara tersebut, terdapat proses pengawasan intensif yang dilakukan sehari sebelum kegiatan berlangsung.

Langkah strategis ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, bersama Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Tulungagung–Trenggalek, Dian Pemilu Sari. Keduanya turun ke lapangan guna memastikan kesiapan menyeluruh di SMKN 1 Tulungagung.

Peninjauan difokuskan pada kesiapan fasilitas yang baru direvitalisasi, khususnya area luar ruangan yang menjadi bagian utama Program SIKAP (Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan). Sektor pertanian, peternakan, dan perikanan menjadi perhatian utama karena berperan sebagai fondasi pembelajaran berbasis praktik.

Tidak hanya memastikan kesiapan secara fisik, tim juga menilai fungsi operasional sarana agar benar-benar siap digunakan sebagai media pembelajaran. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula diskusi intensif dengan pihak sekolah untuk menyamakan pemahaman terkait pemanfaatan fasilitas.

Di sela kegiatan, Aries Agung Paewai menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam pengelolaan sarana pendidikan. Ia mendorong agar fasilitas yang ada tidak sekadar digunakan sebagai tempat praktik biasa, melainkan dikembangkan menjadi laboratorium hidup yang mendukung ketahanan pangan.

Menurutnya, konsep ini bertujuan membentuk karakter siswa yang mandiri, adaptif, serta memiliki kepekaan terhadap potensi agrobisnis di daerahnya.

Sementara itu, Dian Pemilu Sari menegaskan bahwa kesiapan sebelum peresmian merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan program. Ia menyebut bahwa setelah diresmikan, tanggung jawab utama adalah memastikan seluruh fasilitas dapat dimanfaatkan secara produktif dan berkelanjutan.

Ia berharap sektor pertanian, peternakan, dan perikanan di SMKN 1 Tulungagung mampu menghasilkan produk nyata sekaligus mencetak lulusan yang memiliki kompetensi dan karakter kuat.

Berkat persiapan yang terstruktur, seluruh rangkaian acara pada hari peresmian berjalan lancar tanpa hambatan. Mulai dari penandatanganan prasasti hingga kegiatan simbolis penebaran benih oleh Gubernur bersama pimpinan daerah dapat terlaksana dengan baik.

Hal ini menegaskan bahwa transformasi SMKN 1 Tulungagung sebagai pusat vokasi modern bukan hanya sebatas konsep, tetapi didukung oleh kesiapan nyata di lapangan guna meningkatkan kualitas pendidikan di Jawa Timur. (winarti)

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

Terkini