Sosialisasi Parenting Keluarga PKK Rejotangan: Upaya Wujudkan Rumah Tangga Harmonis di Tengah Lonjakan Perceraian

LintasNusantara
0
Tulungagung — Lintasnusantara,Com — Aula Kantor Kecamatan Rejotangan menjadi lokasi berlangsungnya kegiatan edukasi bagi anggota PKK se-Kecamatan Rejotangan dalam agenda rutin yang kali ini mengangkat tema parenting keluarga, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut menghadirkan narasumber Rahmat Putra Perdana. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya komunikasi sebagai kunci utama dalam membangun keluarga yang harmonis, penuh kasih, serta mampu bertahan dalam berbagai dinamika kehidupan.

Ia menjelaskan bahwa peran suami dan istri tidak hanya sebatas menjalankan tanggung jawab masing-masing, tetapi juga harus mampu menjalin komunikasi yang sehat, saling mendukung, dan bekerja sama dalam proses mendidik anak. Menurutnya, kebiasaan sehari-hari orang tua sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter serta masa depan anak.

Kegiatan ini dinilai sangat relevan mengingat tingginya angka perceraian di Tulungagung. Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 1.577 perkara perceraian masuk ke Pengadilan Agama Tulungagung. Data tersebut menjadi pengingat pentingnya penguatan ketahanan keluarga melalui edukasi yang berkelanjutan.

Camat Rejotangan, Djarot, dalam sambutannya berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya peran keluarga dalam kehidupan sosial.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk menghadirkan program serupa demi menciptakan dampak positif bagi masyarakat,” ungkapnya.

Peserta tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut, terlihat dari berbagai respons positif yang muncul selama sesi berlangsung. Salah satu anggota PKK menyebut kegiatan ini memberikan wawasan baru terkait pola pengasuhan anak yang lebih efektif. Ia juga berharap kegiatan serupa ke depan dapat melibatkan pasangan suami istri secara langsung.

Selama kurang lebih 1 jam 15 menit, kegiatan diisi dengan pemaparan materi, diskusi interaktif, sesi tanya jawab, hingga refleksi diri, yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk memahami peran masing-masing dalam keluarga.

Menutup sesi, narasumber menegaskan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai pihak dalam memperkuat ketahanan keluarga di Kabupaten Tulungagung.

“Harapan kami, kegiatan seperti ini terus mendapat dukungan luas dan menjadi gerakan bersama untuk mewujudkan masyarakat Tulungagung yang harmonis, sejahtera, dan berdaya,” pungkasnya. (winarti)

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

Terkini