Sinergi Keagamaan di Pucangan, Yayasan Al Ghoibi dan Warga Sanan Peringati Haul Mbah Wali Ageng Kusumo

LintasNusantara
0
TULUNGAGUNG – Lintasnusantara,Com – Suasana religius menyelimuti area Pesarean Mbah Wali Ageng Kusumo di Krapyak, Desa Pucangan, Selasa (17/2/2026). Puluhan jamaah memadati lokasi untuk mengikuti Haul Mbah Wali Ageng Kusumo yang dirangkai dengan kegiatan Megengan massal.

Kegiatan yang digagas oleh Yayasan Al Ghoibi bersama warga Dusun Sanan serta Mitra Usaha Al Ghoibi ini menjadi ajang mempererat kebersamaan sekaligus meneguhkan nilai-nilai spiritual dan penghormatan terhadap para leluhur.
Rangkaian Doa dan Dzikir

Sejak pagi, acara diawali dengan pembacaan Qotmil Qur’an Binadhor. Memasuki waktu ba’da Dzuhur, jamaah larut dalam lantunan Dzikir Sholawat Al Fatih dan Tahlil yang dipersembahkan bagi para wali Allah serta leluhur jamaah dan masyarakat setempat.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Desa Pucangan, Slamet Wibowo, bersama sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Slamet Wibowo menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara yayasan dan masyarakat menghadirkan nuansa spiritual yang membawa dampak positif bagi lingkungan desa.

“Ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi momentum untuk mengingat sejarah dan memperkuat nilai-nilai spiritual masyarakat Pucangan,” ujarnya.
Tausyiah dan Makna Megengan
Puncak acara diisi dengan tausyiah oleh Gus Edi yang menekankan pentingnya meraih keberkahan melalui Birrul Walidain (berbakti kepada orang tua) dan Birrul Waliyalloh (menghormati para wali Allah).

 Ia juga mengulas makna Megengan sebagai bentuk penyucian diri dan persiapan batin menyambut datangnya bulan suci Ramadan.
Doa penutup dipimpin oleh Kyai Mualif dari Kates yang memanjatkan doa bagi para leluhur serta seluruh jamaah yang hadir.
Keberhasilan kegiatan ini tak lepas dari peran aktif warga Dusun Sanan. Perwakilan Humas Mitra Usaha Al Ghoibi, Yeni Srikandi, menyampaikan terima kasih atas partisipasi dan gotong royong masyarakat.

“Semua berjalan lancar berkat kebersamaan warga. Semoga segala kontribusi yang diberikan menjadi amal dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tuturnya.
Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan, mencerminkan kuatnya tradisi religius yang terus terjaga di tengah masyarakat Pucangan.(winarti) 

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

Terkini