Jakarta – Lintasnusanta,Com - Ketua Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Indonesia, Jeny Claudya Lumowa, memberikan apresiasi tinggi atas kinerja Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Tulungagung. Pujian tersebut diberikan setelah TRC PPA melakukan pemantauan terhadap laporan-laporan masyarakat yang masuk, dan menemukan bahwa Tulungagung menjadi salah satu daerah dengan respon tercepat serta pelayanan yang konsisten.
Menurut Jeny, UPTD PPA Tulungagung menunjukkan komitmen kuat dalam menangani setiap laporan yang diterima, baik yang berasal dari warga umum, lembaga pendidikan, pemerintah desa, maupun organisasi masyarakat. Respon cepat menjadi aspek krusial dalam perlindungan perempuan dan anak, khususnya pada kasus darurat yang membutuhkan tindakan segera.
“Dari beberapa daerah yang kami amati, Tulungagung menjadi salah satu yang sangat menonjol. Setiap laporan yang diterima selalu direspons kurang dari 30 menit, kemudian tim langsung bergerak turun ke lapangan. Ini bukti kerja nyata dan profesionalitas yang patut diapresiasi,” ujar Jeny, Jumat (21/11/2025).
TRC PPA Indonesia menilai langkah cepat tersebut memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Banyak kasus kekerasan, baik fisik, psikis, penelantaran, maupun ancaman, dapat ditangani lebih cepat sehingga risiko lanjutan dapat ditekan. Kehadiran tim di lokasi kejadian juga membuat masyarakat merasa terlindungi dan mendapat jaminan layanan.
Berdasarkan evaluasi TRC PPA Indonesia, UPTD PPA Tulungagung unggul dalam beberapa aspek, di antaranya:
1. Kecepatan Respon
Petugas selalu memberikan balasan pada laporan maksimal 30 menit setelah diterima, ditunjang sistem piket 24 jam tanpa henti.
2. Tindakan Cepat di Lapangan
UPTD tidak hanya menjawab laporan, tetapi langsung melakukan asesmen lapangan, pendampingan korban, hingga koordinasi dengan pihak terkait seperti rumah sakit dan kepolisian.
3. Profesionalitas
Tim dinilai mampu menjaga kerahasiaan, berkomunikasi dengan empati, serta memahami prosedur penanganan korban.
4. Kolaborasi Lintas Instansi
UPTD menjalin kerja sama aktif dengan instansi pemerintah, sekolah, fasilitas kesehatan, hingga komunitas masyarakat.
5. Apresiasi Publik
Banyak laporan masyarakat yang menilai Tulungagung sebagai daerah dengan layanan penanganan kasus yang cepat dan sigap.
Atas capaian tersebut, TRC PPA Indonesia akan memberikan Penghargaan Respon Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak Tahun 2025 kepada UPTD PPA Kabupaten Tulungagung. Penghargaan tersebut direncanakan diserahkan langsung kepada Kepala Dinas PPA Tulungagung mewakili seluruh tim. Jadwal resmi penyerahan akan diumumkan kemudian.
“Kami berharap penghargaan ini dapat mendorong UPTD PPA Tulungagung terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan. Tulungagung telah menunjukkan bahwa pelayanan cekatan bukan hanya slogan, tapi bisa diwujudkan,” tambah Jeny.
Ia juga menegaskan komitmen TRC PPA Indonesia untuk menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah lain agar standar pelayanan serupa dapat diterapkan di seluruh wilayah Indonesia.
“Ketika negara hadir cepat, korban merasa lebih aman, keluarga terbantu, dan penyelesaian kasus menjadi lebih efektif. Respon cepat bisa menyelamatkan masa depan—bahkan nyawa,” tutupnya.(tim)
