Tulungagung – Lintasnusantara,Com – Dalam suasana kemeriahan peringatan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke-820, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung turut ambil bagian dalam acara pagelaran wayang kulit yang digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso pada Kamis malam (20/11/25).
Pada momentum tersebut, BAZNAS Tulungagung menyampaikan laporan penyaluran zakat sepanjang tahun 2025 sekaligus menyerahkan bantuan secara simbolis berupa bantuan modal usaha serta program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Sepanjang tahun ini, tercatat sebanyak 226 warga telah menerima bantuan modal usaha dengan total anggaran Rp272.000.000,-. Selain itu, program perbaikan RTLH juga telah direalisasikan untuk 15 penerima manfaat dengan nilai bantuan mencapai Rp210.000.000,-.
Penyerahan simbolis dilakukan oleh Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., kepada dua perwakilan penerima manfaat, yaitu Bu Sri Untari dan Bu Munarsih, sebagai bentuk penyampaian akuntabilitas kepada masyarakat.
Acara yang dibuka langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, para Camat, pimpinan OPD, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat. Ratusan warga juga hadir memadati area pendopo untuk turut menyaksikan rangkaian kegiatan.
Kemeriahan malam peringatan semakin lengkap dengan penampilan dalang-dalang terbaik Tulungagung: Ki Eko Kondho Prisdianto, Ki Minto Darsono, dan Ki Sun Gondrong. Hadirnya sinden terkenal asal Kediri, Niken Salindry, serta penampilan hiburan Cak Percil cs dan Duo Jo menjadikan suasana semakin semarak.
Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS pada kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.
“BAZNAS Tulungagung tidak hanya bergerak pada aspek sosial dan pemberdayaan, namun juga hadir pada momen kebersamaan seperti peringatan Hari Jadi ini. Bantuan yang disalurkan menjadi wujud kontribusi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa program bantuan modal usaha diprioritaskan untuk memberikan kesempatan bagi penerima manfaat agar dapat meningkatkan taraf hidup melalui usaha mandiri. Sedangkan bantuan rehabilitasi RTLH ditujukan untuk memberikan tempat tinggal yang layak dan aman.
Di akhir kegiatan, BAZNAS Tulungagung berharap agar momen peringatan Hari Jadi ke-820 ini dapat menjadi langkah awal terciptanya kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera, harmonis, serta peningkatan pembangunan daerah secara lebih merata.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga sosial, BAZNAS optimis bahwa upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup warga dapat terwujud secara berkelanjutan.
Semoga Kabupaten Tulungagung senantiasa tumbuh menjadi daerah yang maju, sejahtera, dan penuh keberkahan.
Reporter: Winarti
