TULUNGAGUNG — Lintasnusantara,Com – Upaya memperkuat ketahanan keluarga sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pola asuh anak terus didorong di wilayah Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi Family Parenting yang digelar pada Kamis, 27 Agustus 2026, sekitar pukul 09.30 WIB.
Kegiatan yang digagas Pemerintah Kecamatan Pucanglaban tersebut diikuti sekitar 50 peserta yang berasal dari perwakilan ibu-ibu PKK dari sejumlah desa. Camat Pucanglaban, Setiono, S.Sos., M.M., abersama Ibu Camat turut mendukung kegiatan yang bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya membangun keluarga yang harmonis, kuat, serta mampu menjadi lingkungan terbaik bagi tumbuh kembang anak.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, Rahmat Putra Perdana, atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Dana, Ketua Umum Lembaga 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera. Ia menyampaikan materi mengenai peran keluarga dalam membentuk karakter dan masa depan generasi muda.
Keluarga Adalah Sekolah Pertama bagi Anak
Dalam pemaparannya, Mas Dana menegaskan bahwa keluarga memiliki posisi yang sangat penting dalam proses pendidikan anak. Menurutnya, pendidikan tidak semata-mata menjadi tanggung jawab sekolah maupun lembaga pendidikan formal, tetapi justru berawal dari lingkungan rumah.
Orang tua menjadi sosok pertama yang memberikan contoh kepada anak. Karena itu, keteladanan, komunikasi yang sehat, perhatian, pengendalian emosi, serta penanaman nilai moral harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dalam keluarga.
Ia menyampaikan bahwa keluarga yang mampu menciptakan suasana harmonis akan memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan kepribadian anak.
“Dari keluarga yang kuat dan harmonis dalam mendidik, diharapkan tumbuh anak-anak yang memiliki akhlak baik sekaligus kemampuan intelektual untuk menghadapi kehidupan,” ujar Mas Dana.
Menurutnya, membangun generasi berkualitas membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah, PKK, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan orang tua perlu berjalan bersama agar tercipta lingkungan sosial yang mendukung ketahanan keluarga.
Tingginya Persoalan Keluarga Perlu Menjadi Perhatian
Dalam kesempatan tersebut, Mas Dana juga mengangkat persoalan keluarga yang masih menjadi tantangan di Kabupaten Tulungagung. Ia menyebut angka perceraian pada 2026 mencapai 1.461 kasus.
Angka tersebut dinilai menjadi salah satu alasan penting mengapa edukasi mengenai keluarga dan pola pengasuhan perlu terus dilakukan. Menurutnya, Family Parenting tidak seharusnya hanya menjadi kegiatan sesaat, melainkan dapat dikembangkan menjadi program edukasi yang berkelanjutan.
Melalui pembinaan tersebut, masyarakat dapat memperoleh wawasan mengenai cara membangun komunikasi antara pasangan, memahami kebutuhan anak, mengelola emosi, menyelesaikan persoalan rumah tangga secara bijaksana, serta menjalankan tanggung jawab keluarga secara bersama-sama.
Peserta Antusias Mengikuti Sosialisasi
Selama kegiatan berlangsung, para peserta terlihat antusias mengikuti materi yang diberikan. Ibu-ibu PKK dari berbagai desa menyimak pembahasan sekaligus memberikan respons positif terhadap pelaksanaan sosialisasi.
Ibu Camat Pucanglaban yang juga menjadi bagian dari kegiatan PKK di wilayah tersebut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Family Parenting.
“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya keluarga-keluarga yang ada di Kecamatan Pucanglaban,” tuturnya.
Apresiasi juga disampaikan Camat Pucanglaban, Setiono, S.Sos., M.M. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan narasumber yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Setiono berharap kegiatan edukasi tentang keluarga dapat terus dilaksanakan dan ke depan mampu menjadi agenda yang berkesinambungan di wilayah Kecamatan Pucanglaban.
212 Loro Siji Loro Dorong Sinergi dengan Pemerintah
Sementara itu, Mas Dana menyampaikan bahwa Lembaga 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera terbuka untuk membangun kerja sama positif dengan pemerintah kecamatan maupun masyarakat.
Ia berharap keberadaan organisasi kemasyarakatan dapat memberikan kontribusi nyata melalui berbagai kegiatan edukatif dan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Semoga ke depan kita dapat menjadi mitra yang baik bagi Kecamatan Pucanglaban dan masyarakat untuk bersinergi dalam berbagai bidang,” kata Mas Dana.
Ia menambahkan, organisasi kemasyarakatan tidak hanya berperan dalam menyampaikan aspirasi, tetapi juga diharapkan mampu memberikan edukasi, meningkatkan kepedulian masyarakat, serta ikut mencari solusi atas berbagai persoalan sosial yang berkembang.
Sinergi antara pemerintah, PKK, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai unsur lainnya menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan keluarga dan menciptakan kehidupan sosial yang lebih baik.
Membangun Generasi Berkualitas Dimulai dari Rumah
Sosialisasi Family Parenting di Kecamatan Pucanglaban menjadi pengingat bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak hanya dilakukan melalui pendidikan formal. Pembentukan karakter seorang anak sangat dipengaruhi oleh lingkungan keluarga tempat ia pertama kali belajar dan mengenal kehidupan.
Orang tua merupakan pendidik pertama, sedangkan rumah menjadi tempat pertama bagi anak untuk mendapatkan teladan, kasih sayang, nilai moral, dan pembelajaran mengenai tanggung jawab.
Karena itu, keluarga yang sehat, harmonis, terbuka dalam berkomunikasi, dan memiliki pola pengasuhan yang baik menjadi salah satu kunci dalam mempersiapkan generasi masa depan yang berakhlak, cerdas, mandiri, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Kegiatan Family Parenting tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda satu kali, tetapi dapat terus dikembangkan menjadi kegiatan edukasi yang rutin dan berkelanjutan. Dengan demikian, manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kecamatan Pucanglaban.
Lembaga 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Pucanglaban, Ibu Camat, jajaran PKK, para peserta, serta seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.
Bersama memperkuat keluarga, bersama membangun masyarakat, dan bersama menyiapkan generasi yang berakhlak serta berintelektual.
Salam 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera.
— REDAKSI —
