Swalayan di Desa Jeli Dibobol Maling, Kerugian Ditaksir Rp3,4 Juta.

LintasNusantara
0
Tulungagung – Lintasnusantara, Com – Tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Kali ini, sebuah swalayan yang berada di Desa Jeli, Kecamatan Karangrejo, menjadi sasaran pembobolan pada Minggu (1/2/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 04.20 WIB setelah sistem keamanan swalayan mengirimkan notifikasi adanya gangguan kepada karyawan. Informasi itu kemudian segera dilaporkan ke pihak kepolisian.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdianto, mengatakan bahwa anggota Polsek Karangrejo bersama pengelola swalayan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan sekaligus olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Petugas mendapati kondisi toko sudah berantakan. Ditemukan pula sejumlah kerusakan pada bangunan yang diduga menjadi akses masuk pelaku,” ujar Iptu Nanang, Senin (2/2/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku diduga masuk dengan cara memanjat tembok bagian belakang swalayan. Setelah itu, mereka merusak atap dan plafon untuk bisa masuk ke dalam area toko.

Selain merusak bangunan, pelaku juga diduga sengaja melumpuhkan sistem pengamanan dengan menonaktifkan alarm serta kamera CCTV agar tidak terekam identitasnya.
“Usai mengambil barang dagangan, pelaku keluar melalui jalur yang sama. Dugaan awal, aksi tersebut dilakukan lebih dari satu orang,” jelasnya.

Dari laporan pihak swalayan, sejumlah barang dagangan berupa puluhan bungkus rokok dari berbagai merek raib digondol pelaku. Kerusakan bangunan akibat pembobolan juga turut menambah besaran kerugian.
“Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp3.454.500,” tambah Iptu Nanang.

Diketahui, swalayan tersebut sebelumnya juga pernah menjadi target percobaan pencurian sekitar dua tahun lalu. Namun saat itu, aksi pelaku gagal karena sistem alarm berbunyi lebih cepat.

Saat ini, Unit Reskrim Polsek Karangrejo masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sejumlah barang bukti telah diamankan dan saksi-saksi dimintai keterangan guna mengungkap pelaku.
“Kami terus mendalami kasus ini agar pelaku segera tertangkap dan kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya.

Reporter : Winarti

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

Terkini